Menyemir Rambut Ternyata Haram? - BBT: Apakah menyemir rambut diperbolehkan atau malah diharamkan? Berdasarkan hadits Nabi pada dasarnya menyemir rambut itu dibolehkan saja aan tetapi ada hal-hal lainnya yang bisa menjadikannya makruh, wajib dan juga haram.

Menyemir Rambut Ternyata Haram?

Menyemir Rambut Ternyata Haram
Hukum menyemir rambut menurut pandangan Islam - Sekarang ini mudah sekali kita temui orang-orang Indonesia yang sebenarnya secara keturunannya memiliki warna rambut hitam kini banyak yang mengubah warna rambutnya menjadi berbagai warna, ada yang cokelat, merah, kuning, blonde dan berbagai macam warna lainnya dengan cara menyemir rambut mereka. Alasan yang dikemukakan pun bermacam-macam, ada yang menyemir rambut karena rambut yang beruban, ada yang karena untuk mengikuti tren, adapula yang menyemir rambut agar tampak lebih cantik dan menarik. Tapi apakah sebenarnya hukum menyemir rambut dalam Islam, apakah menyemir rambut dibolehkan, disunnahkan, diwajibkan, dimakruhkan atau bahkan diharamkan? Supaya pertanyaan ini dapat dijawab mari kita lanjutkan ke pembahasan berikut.

Ada beberapa pendapat ulama mengenai hukum menyemir rambut, ada yang membolehkan adapula yang menyebutnya wajib dan ada juga pendapat ulama yang mengharamkan menyemir rambut.

Sebelum kita ambil keputusan, mari kita cari tau dulu bagaimana hal menyemir rambut ini pada zaman Rasulullah saw.

Menyemir rambut pada zaman Rasulullah adalah dibolehkan sebagaimana yang dikemukakan dalam hadits berikut:
Dari Jabir radhiyallahu ‘anhu, dia berkata, ”Pada hari penaklukan Makkah, Abu Quhafah (ayah Abu Bakar) datang dalam keadaan kepala dan jenggotnya telah memutih (seperti kapas, artinya beliau telah beruban). Lalu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,“Rubahlah warna uban itu, dan jauhi warna hitam.” (HR. Muslim)

Dan hadits Rasulullah lainnya menyebutkan:
Orang Yahudi dan Nashara tidak menyemir rambut, maka kamu berbedalah dengan mereka.
Sesungguhnya sebaik-baik alat yang kamu pergunakan untuk mengubah warna ubanmu adalah hinna‘ dan katam.

Berarti hukum menyemir rambut boleh dong, tidak haram? Eits...tunggu dulu, kita perlu mencermati lebih dalam.

Menyemir rambut itu haram?

Berdasarkan hadits yang dikemukakan diatas dijelaskan bahwa Rasulullah membolehkan menyemir rambut dengan beberapa alasan yaitu untuk membuat musuh yang dihadapi saat peperangan menjadi segan karena jika musuh melihat mujahid Islam yang sudah tua itu beruban maka bisa membuat musuh menjadi tidak gentar, alasan lainnya agar membedakan dengan kaum Yahudi dan Nasrani yang pada zaman Rasulullah dulu mereka tidak pernah mau menyemir rambut sehingga umat diperbolehkan menyemir rambut agar tidak sama dengan penampilan kaum Yahudi dan Nasrani.

Sedangkan berdasarkan kumpulan hadits-hadits Rasul lainnya yang berkaitan dengan semir rambut, ada beberapa pendapat ulama.

1. Menyemir rambut hukumnya makruh
Ulama malikiyah, hanafiah dan sebagian syafi'iah memakruhkan menyemir rambut dengan warna hitam, namun jika dalam keadaan darurat misalnya saja untuk membuat gentar musuh dalam peperangan maka menyemir rambut dengan warna hitam diperbolehkan.

2. Menyemir rambut hukumnya boleh
Imam Abu Yusuf dan Ibn Sirrin membolehkan menyemir rambut dengan warna hitam jika untuk menakutkan musuh dan menjaga penampilan diantara suami isteri. Bahkan diwajibkan jika untuk memperbaiki hubungan suami isteri, misalnya saja seorang wanita memiliki suami lebih muda agar penampilannya lebih menarik di depan suami atau menutupi uban-ubannya jika telah tumbuh maka diwajibkan mempercantik diri salah satunya dengan menyemir rambut agar si suami tidak melihat wanita lain.

3. Menyemir rambut hukumnya haram
Mazhab Syafi'i mengharamkan menyemir rambut dengan warna hitam, ini berdasarkan sabda Rasulullah saw.
"Akan ada pada akhir zaman orang-orang yang akan mengecat rambut mereka dengan warna hitam, mereka tidak akan mencium bau surga"

Berdasarkan pendapat-pendapat ulama diatas, pada dasarnya hukum menyemir rambut menggunakan warna apapun adalah boleh terkecuali warna hitam. Kenapa warna hitam dilarang? Hal ini sebenarnya lebih ditujukan kepada orang yang sudah tua yang telah mulai tumbuh ubannya, jika dia menyemir rambutnya dengan warna hitam bisa jadi membuat dia lupa dengan keadaannya dan tentu saja itu juga merupakan sesuatu yang dianggap menipu.

Namun, semua kembali kepada niatnya masing-masing, jika menyemir rambut dengan warna hitam ini ditujukan untuk membuat musuh menjadi gentar atau mewarnai rambut dengan warna selain hitam agar tidak tampak seperti orang-orang kafir maka dibolehkan saja, akan tetapi untuk kedua alasan ini hampir tidak bisa dipakai lagi karena kita tidak dalam masa berperang melawan kaum kafir dan juga saat ini mereka yang non-muslim pun sudah banyak sekali yang menyemir rambutnya jadi jika kita menyemir rambut bukannya membedakan malah jadi menyamakan.

Jika menyemir rambut bertujuan untuk menjaga penampilan di hadapan isteri ataupun suami dan bukan untuk orang diluaran maka diperbolehkan saja dan gunakan warna selain warna hitam agar tidak mengaburkan uban jika telah tumbuh. Tapi jika menyemir rambut itu dilakukan untuk mempercantik penampilan dan untuk dipamerkan kepada yang bukan muhrimnya maka hukum menyemir rambut adalah haram baik itu dengan warna hitam ataupun warna-warna lainnya.

Selain terkait dengan niat, ada hal lainnya yang perlu diperhatikan sebelum menyemir rambut agar menyemir rambut tersebut tidak menjadi makruh ataupun haram:
  1. Bahan semir rambut tersebut tidak menghalangi air sampai ke rambut, karena jika bahan yang digunakan tersebut menyebabkan air tidak bisa meresap sampai ke rambut dapat menyebabkan wudhu dan mandi wajib menjadi tidak sah.
  2. Bahan semir rambut tidak mengandung najis
  3. Bahan semir rambut tidak membahayakan bagi kulit
loading...
Lihat / Tinggalkan Komentar
- All Rights Reserved. Powered by Blogger. Membuat Blog

Terimakasih telah membaca , semoga artikel tentang Menyemir Rambut Ternyata Haram? yang ada di blog ini bermanfaat buat sobat